Samsung Akan Minimalisir Kerusakan Lingkungan Akibat Note 7

Samsung Electronics Co Ltd menyampaikan tengah memperhitungkan beragam pilihan untuk meminimalkan potensi rusaknya lingkungan yang dikarenakan oleh jutaan unit Galaxy Note 7, handphone pandai yang sudah dihentikan penjualannya lantaran alami cacat produksi. Pernyataan yang diumumkan di Seoul, Korea Selatan itu di keluarkan sesudah organisasi lingkungan hidup Greenpeace menekan Samsung untuk mendaur lagi material-material beresiko yang dipakai untuk bikin Galaxy Note 7. Kami sadar bakal ada kecemasan berkaitan Galaxy Note 7 serta tengah memperhitungkan beberapa pilihan yang dapat meminimalkan efek lingkungan yang ditimbulkannya, sesuai sama regulasi-regulasi lokal.

Samsung Galaxy Note 7 Meledak

Samsung pada Oktober lantas mengambil keputusan untuk dengan cara permanen hentikan penjualan Galaxy Note 7 serta menarik kembali jutaan hp pandai itu dari semua dunia. Samsung terlebih dulu telah pernah jual 3,06 juta unit Galaxy Note 7 ke sebagian negara seperti Amerika Serikat, Cina, serta Korea Selatan. Mengenai Greenpeace pada minggu ini menyampaikan kalau logam-logam beresiko yang dipakai untuk menghasilkan Galaxy Note 7 dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan serta kesehatan manusia.

Greenpeace menyampaikan kalau jutaan Galaxy Note 7 yang tidak terpakai itu bakal membuahkan 20 metrik ton kobalt, 1 metrik ton tungsten, 100 kg emas, serta kian lebih 1000 kg perak. Karena itu Greenpeace menekan supaya Samsung mendaur lagi sebanyak-banyaknya komponen Galaxy Note 7 yg tidak terpakai, untuk menghindar resiko bahaya pada lingkungan serta kesehatan manusia.

Iklan